CILACAP- Maraknya peredaran dan penggunaan narkoba di masyarakat, khususnya di kalangan anak dan remaja, merupakan permasalahan sosial yang harus segera ditanggulangi sejak dini. Apalagi sekarang, peredaran dan penggunaan narkoba tidak hanya terjadi di perkotaan tetapi telah merambah sampai ke pedesaan.
''Yang lebih ironis lagi, narkoba sekarang tidak hanya merambah di kalangan pelajar yang duduk di sekolah menengah, tetapi juga sampai ke anak sekolah dasar.''
Hal itu dikatakan Direktur Pusat Studi Remaja dan Perubahan Sosial (PSR-PS) Kabupaten Cilacap, Gunawan Trihantoro ketika membuka acara Pelatihan Anak dan Remaja Trendy (Party), Jumat (11/3).
Menurutnya, pelatihan yang diselenggrakan PSR-PS itu bertujuan untuk mengembangkan kualitas anak dan remaja dalam mengenali diri dan meningkatkan potensi yang ada dalam dirinya.
Selain itu, untuk memberikan keterampilan diri dalam merencanakan dan menyikapi permasalahan hidup. Serta untuk mengembangkan tata nilai anak dan remaja sesuai dengan tata nilai agama yang diyakini.
Diharapkan melalui pelatihan tersebut, kata Gunawan, para peserta akan menjadi anak dan remaja yang sukses serta memiliki masa depan yang cerah dan mempunyai manajemen diri yang kukuh.
Selama mengikuti pelatihan, para peserta dididik oleh tiga instruktur yaitu Ahmad Sahlan SSos, Cucun Andhira SS, Syafruddin SThI, dan pembina pelatihan dari Polres Cilacap.
''Yang lebih ironis lagi, narkoba sekarang tidak hanya merambah di kalangan pelajar yang duduk di sekolah menengah, tetapi juga sampai ke anak sekolah dasar.''
Hal itu dikatakan Direktur Pusat Studi Remaja dan Perubahan Sosial (PSR-PS) Kabupaten Cilacap, Gunawan Trihantoro ketika membuka acara Pelatihan Anak dan Remaja Trendy (Party), Jumat (11/3).
Menurutnya, pelatihan yang diselenggrakan PSR-PS itu bertujuan untuk mengembangkan kualitas anak dan remaja dalam mengenali diri dan meningkatkan potensi yang ada dalam dirinya.
Selain itu, untuk memberikan keterampilan diri dalam merencanakan dan menyikapi permasalahan hidup. Serta untuk mengembangkan tata nilai anak dan remaja sesuai dengan tata nilai agama yang diyakini.
Diharapkan melalui pelatihan tersebut, kata Gunawan, para peserta akan menjadi anak dan remaja yang sukses serta memiliki masa depan yang cerah dan mempunyai manajemen diri yang kukuh.
Selama mengikuti pelatihan, para peserta dididik oleh tiga instruktur yaitu Ahmad Sahlan SSos, Cucun Andhira SS, Syafruddin SThI, dan pembina pelatihan dari Polres Cilacap.
Menurut dia, pada kesempatan itu para peserta pelatihan mendapat penyuluhan tentang bahaya narkoba dari petugas Polres setempat. Ternyata, meningkatnya indeks kriminalitas di Cilacap juga akibat dari pengaruh penyalahgunaan narkoba, termasuk minuman beralkohol.
''Meningkatnya indeks kriminalitas tersebut seperti yang disampaikan Boman dari Bina Mitra Polres Cilacap, dapat dilihat dari adanya beberapa kasus penjambretan. Bahkan ada korban penjambretan yang meninggal dunia akibat terjatuh dari sepeda motor,'' katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar